Cara Penulisan Rumus Kimia dan Penamaan Senyawa (Materi SMP)

Pengertian Senyawa Kimia
Sebagian besar zat tunggal yang kalian jumpai sehari-hari berbentuk suatu senyawa. Beberapa contoh senyawa dalam kehidupan sehari-hari antara lain: air (H2O), garam (NaCl), air kapur (Ca(OH)2), gula pasir (C12H22O11), asam sulfat (H2SO4), urea (CO(NH2)2), asam cuka (CH3COOH), dan sebagainya.

Jika kalian perhatikan rumus kimia dari contoh-contoh senyawa tersebut, maka akan terlihat bahwa semua senyawa terdiri atas lebih dari satu jenis atom, ada yang dua jenis atom, tiga jenis atom, dan ada yang terdiri atas 4 jenis atom. Cobalah kalian sebutkan manakah yang terdiri atas dua, tiga, dan empat jenis atom dalam contoh di atas?

Apakah senyawa itu? Pertanyaan tersebut akan dapat kalian jawab setelah mempelajari uraian di bawah ini. Perhatikan reaksi penguraian molekul air berikut ini.
Cara Penulisan Rumus Kimia dan Penamaan Senyawa (Materi SMP)
Molekul air sendiri terdiri atas 2 buah atom hidrogen dan satu jenis atom oksigen. Kedua buah atom hidrogen masing-masing berikatan dengan oksigen.

Senyawa merupakan zat tunggal, jika air dialiri arus listrik, maka terjadi materi lain yang merupakan zat tunggal yang lebih sederhana, yaitu gas oksigen (O2) dan gas hidrogen (H2).Dengan demikian air dapat terurai lebih lanjut menjadi zat lain yang lebih sederhana. Gas oksigen dan gas hidrogen merupakan unsur yang membentuk air.

Ketiga materi tersebut, yaitu gas oksigen, gas hidrogen, dan air merupakan materi berbeda yang mempunyai sifat tersendiri. Gas oksigen merupakan gas yang sangat berguna dalam kehidupan, yaitu gas yang diperlukan untuk pernapasan dan pembakaran.

Gas hidrogen merupakan gas yang mudah meledak. Adapun air merupakan senyawa yang berguna untuk semua kehidupan. Molekul air (H2O), telah saling berikatan secara kimia sehingga merupakan senyawa tersendiri yang sangat berbeda sifatnya dengan unsur penyusunnya.

Berdasarkan penjelasan di atas, sudahkah kalian mengerti dan dapat mendefinisikan apakah senyawa itu? Senyawa didefinisikan sebagai zat tunggal atau zat murni yang masih dapat diuraikan menjadi zat yang lebih sederhana dengan reaksi kimia.

Zat kimia yang tersebar di alam sangat banyak jumlahnya. Untuk mempermudah dalam mempelajarinya, zat ini ditulis dalam bentuk rumus kimia. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai rumus kimia unsur dan juga senyawa.
Cara Penulisan Rumus Kimia Unsur dan Senyawa
Rumus kimia merupakan rumus dari zat tunggal yang dapat berupa unsur maupun senyawa yang terdiri atas dua atom atau lebih. Cara penulisan rumus kimia yang berbentuk unsur atau molekul unsur mengikuti kaidah sebagai berikut.
 Unsur-unsur tunggal yang dapat berdiri sendiri cukup ditulis lambang unsurnya, misalnya besi (Fe), tembaga (Cu), perak (Ag), emas (Au), gas argon (Ar), gas helium (He), dan sebagainya.
 Beberapa unsur di alam dalam keadaan bebas, tidak dapat berdiri sendiri melainkan harus dalam bentuk ikatan antaratomnya yang disebut molekul unsur, maka harus dituliskan dalam bentuk molekul, sehingga penulisannya dilakukan apa adanya sesuai dengan keadaan unsur tersebut, misalnya: gas oksigen (O2), gas klor (Cl2), gas nitrogen (N2), fosfor (P4), dan belerang (S8).
Penulisan O2 tersebut menunjukkan bahwa gas oksigen mempunyai 1 molekul oksigen yang terdiri atas 2 atom, ingat jangan ditulis dengan rumus 2O, mengapa? Seandainya kalian tulis 2O2, maka diartikan bahwa gas oksigen terdiri atas 2 molekul oksigen yang terdiri dari 4 atom oksigen. Cobalah artikan penulisan gas klor (Cl2) tersebut.

Penulisan rumus kimia dalam bentuk molekul senyawa, mengikuti langkah sebagai berikut.
 Penulisan rumus kimia dari suatu senyawa dituliskan dengan cara menuliskan lambang-lambang unsur yang membentuknya secara berdekatan tanpa diberi jarak (spasi) antara lambang unsur yang satu dengan unsur yang lain.
Sebagai contoh:
a) Rumus kimia dari air dituliskan dengan rumus kimia H2O. Rumus H2O mempunyai arti bahwa 2 molekul air (H2O) tersusun atas 2 atom hidrogen (H) dan 1 atom oksigen (O).
b) Rumus kimia garam dapur dituliskan sebagai NaCl. Rumus NaCl mempunyai arti dalam satu molekul NaCl terdiri atas 1 atom Na dan satu atom Cl.
 Jika satu molekul kimia tersusun oleh lebih dari satu atom unsur yang sama, maka banyaknya atom ditulis dengan cara menuliskan angka sejumlah atom yang menyusun molekul tersebut yang ditempatkan agak turun ke bawah (sebagai subscript) di belakang lambang unsur penyusun molekul tersebut.
Sebagai contoh:
a) CO2 (karbon dioksida) terdiri atas 1 atom C dan 2 atom O.
b) NH3 (amoniak) terdiri atas 1 atom N dan 3 atom H.
 Gugus atom merupakan kumpulan atom yang tidak dapat berdiri sendiri sedangkan gugusan ion merupakan kumpulan atom yang bermuatan listrik dapat positif atau negatif. Jika dalam satu molekul terdapat gugus atom atau gugusan ion, maka gugus atom tersebut diletakkan berdekatan dengan lambang unsur yang lain dengan diberi kurung.
Sebagai contoh:
a) Air kapur (Ca(OH)2)
b) Asam sulfat (H2SO4)
c) Asam fosfat (H3PO4)

Penamaan Rumus Kimia Senyawa

Advertisement
Nama-nama dari rumus kimia diberikan dengan aturan tertentu agar memudahkan dalam mengingatnya. Adapun aturan dalam pemberian nama mengikuti aturan sebagai berikut.
 Rumus kimia yang terdiri atas satu jenis unsur diberi nama sesuai wujud dan nama unsur tersebut.
Misalnya:
O2 : gas oksigen
Cl2: gas klor
He : gas helium
N2 : gas nitrogen
 Jika rumus kimia terdiri atas dua buah unsur, maka penamaan dilakukan dengan cara menyebutkan nama unsur yang di depan (biasanya logam) diikuti dengan nama unsur yang kedua (bukan logam) dan diakhiri dengan akhiran ida.
Misalnya:
NaCl : natrium klorida
CaCl2 : kalsium klorida
MgO : magnesium oksida
 Senyawa yang mempunyai jenis atom sama, tetapi jumlahnya berbeda, penamaannya dilakukan dengan cara menyebutkan unsur yang pertama diikuti dengan menyebutkan jumlah atom dari unsur yang bersangkutan diakhiri dengan akhiran ida.
Tabel Jumlah Atom dan Nama dalam Kata Latin
Jumlah Atom
Nama Latin
Satu
Mono
Dua
Di
Tiga
Tri
Empat
Tetra
Lima
Penta
Enam
Heksa
Tujuh
Hepta
Delapan
Okta
Sembilan
Nona
Sepuluh
Deka

Misalnya:
CO : karbon monoksida
CO2 : karbon dioksida
NO : nitrogen monoksida
NO2 : nitrogen dioksida
 Senyawa basa (yang berikatan dengan gugusan ion OH) diberi nama dengan menyebutkan nama unsur logam diikuti dengan menyebutkan hidroksida.
Misalnya:
NaOH : natrium hidroksida
KOH : kalium hidroksida
Mg(OH)­2 : mangenesium hidroksida
Al(OH)3 : aluminium hidroksida
Info Sains:
Penamaan senyawa kimia yang dapat diterima secara internasional berdasarkan aturan IUPAC (The International Union of Pure and Application Chemistry) selain itu dikenal juga tata nama trivial (nama dagang)
Misalnya:
NaHCO3 : soda roti
HCOOH : asam semut
CO2 : asam arang
HNO3 : asam sendawa
CH3COOH : asam cuka
H2O : air

 Senyawa asam (biasanya dimulai dengan unsur H), diberi nama dengan menyebut asam atau hidrogen diikuti dengan menyebutkan nama sisa asam (unsur bukan logam atau gugusan).
Misalnya:
HCl : asam klorida
H2SO4 : asam sulfat
H3PO4 : asam fosfat
HCN : asam sianida

Post a Comment

Mohon berkomentar secara bijak dengan bahasa yang sopan dan tidak keluar dari topik permasalahan dalam artikel ini. Dan jangan ikut sertakan link promosi dalam bentuk apapun.
Terimakasih.

emo-but-icon
:noprob:
:smile:
:shy:
:trope:
:sneered:
:happy:
:escort:
:rapt:
:love:
:heart:
:angry:
:hate:
:sad:
:sigh:
:disappointed:
:cry:
:fear:
:surprise:
:unbelieve:
:shit:
:like:
:dislike:
:clap:
:cuff:
:fist:
:ok:
:file:
:link:
:place:
:contact:

Home item

Materi Terbaru